Apa Saja Solusi Ideal untuk Perkembangan e-Government di Indonesia?

Apa Saja Solusi Ideal untuk Perkembangan e-Government di Indonesia?

Ada banyak aspek serta cara kerja yang telah berubah selama pandemi COVID-19, tak terkecuali sektor pelayanan publik di pemerintahan. Selama beberapa tahun terakhir, sektor ini tak cuma dituntut untuk bisa beroperasi lebih efisien, tetapi juga harus bisa berkembang lebih baik dengan dukungan teknologi canggih.

Salah satu pemicu berubahnya cara kerja sektor pemerintahan adalah pembatasan yang diberikan kepada pelayanan publik selama pandemi, seperti pelayanan tatap muka. Saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal pandemi, pelayanan tatap muka terpaksa harus diganti dengan alternatif pelayanan digital.

Pelayanan digital inilah yang hadir dalam konsep e-Government, sebuah evolusi sektor pemerintahan yang memanfaatkan teknologi sebagai tool untuk menjalankan sistem pelayanan publik menjadi lebih efisien, transparan, seamless dan tentunya praktis bagi masyarakat. E-Government diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, dalam meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik serta proses kepemerintahan yang demokratis.

Kali ini, Helios akan membahas lebih mendalam terkait sejauh mana perkembangan e-Government di Indonesia, diikuti dengan fokus utama pelayanan publik di masa pandemi, model penerapan e-Government di Indonesia dan keuntungannya serta yang terpenting: solusi teknologi apa saja yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan e-Government. Untuk lebih lebih lanjut, simak selengkapnya di artikel berikut.

3 Fokus Utama Pelayanan Publik di Era Pandemi

perkembangan e-government di Indonesia era pandemi

Menurut data Deloitte, ada tiga fokus utama pelayanan publik untuk bisa tetap beroperasi secara efektif selama pendemi. Pertama, mereka harus bisa mengakomodir perubahan teknologi dan bertahan dalam jangka panjang untuk bisa beradaptasi jika ada pandemi selanjutnya. Kedua, mereka harus bisa merombak dan mengintegrasikan struktur, sistem serta data untuk mendorong dampak yang lebih besar. Ketiga, mereka juga harus membuat seluruh layanan bisa diakses semua orang tanpa terkecuali.

Karenanya, e-Government dibutuhkan sebagai solusi konkret dalam mewujudkan tiga fokus tersebut, serta membantu pemerintahan menghadirkan layanan publik yang lebih baik dan terintegrasi.

3 Model Penerapan e-Government di Indonesia

Setidaknya, ada tiga model penerapan e-Government di Indonesia. Berikut di antaranya:

1. Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C)

Model ini menjadi penyampaian layanan publik dan informasi satu arah dari pemerintah ke masyarakat. Model tersebut memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Contoh model ini termasuk layanan pajak online, pencarian pekerjaan, jaminan sosial, dokumen pribadi, imigrasi, kesehatan, beasiswa dan penanggulangan bencana.

2. Government-to-Business (G2B)

Model ini melibatkan transaksi elektronik di mana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan mereka. Model tersebut mengarah ke pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu mereka menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis serta manajemen data elektronik.

Adapun aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun Business-to-Government (B2G) adalah Sistem e-procurement. Contoh penerapannya seperti pajak perseroan, peluang bisnis, pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah, pelelangan merek dagang, dan masih banyak lagi.

3. Government-to-Government (G2G)

Model ini memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar lembaga pemerintahan melalui database yang terintegrasi. Contohnya seperti konsultasi online, blog untuk kalangan legislatif, pendidikan online, serta pelayanan masyarakat terpadu.

Seperti Apa Keuntungan e-Government untuk Masyarakat?

Selain penerapan, e-Government juga tentunya membawa sejumlah keuntungan bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan ini. Apa saja?

1. Pelayanan dari Mana Saja

Masyarakat akan mendapatkan layanan lebih baik, seperti informasi yang selalu tersedia 24/7 tanpa harus menunggu dibukanya kantor layanan. Informasi ini tentunya bisa dicari dari kantor, rumah, atau mana pun tanpa harus datang dan bertatap muka.

2. Transparansi

Keuntungan ini meningkatkan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat, serta menghilangkan rasa saling curiga dari berbagai pihak.

3. Kemudahan Informasi

Dengan informasi yang cukup dan mudah diakses, masyarakat akan lebih mudah untuk menentukan pilihan layanannya. Ambil contoh data-data di layanan pendidikan, seperti data sekolah tentang jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan lainnya, bisa ditampilkan secara online dan digunakan orang tua untuk memilih sekolah yang pas.

4. Efisiensi

Keuntungan ini membawa kemudahan efisiensi pelaksanaan aktivitas secara virtual, seperti layanan berbasis chat, email atau video conference.

Apa Saja Solusi Pendukung untuk e-Government di Indonesia?

Untuk mendorong transformasi digital dan pengaplikasian e-Government secara efektif, efisien, dan seamless, Helios sebagai Infrastructure, Digital IT and Cloud Solution Provider menawarkan dua solusi teknologi pendukung e-Government, yakni Nutanix HCI Enterprise Cloud Platform dan Sangfor Internet Access Gateway

Nutanix HCI Enterprise Cloud Platform

Layanan publik harus bisa menyeimbangkan antara pembatasan budget dan perkembangan layanan IT yang semakin dibutuhkan. Dampaknya, tim IT sektor pemerintahan ditugaskan untuk membuat keputusan sulit dalam tanggung jawab finansial sambil tetap menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat. Untuk bisa memenuhi kebutuhan ini, mereka membutuhkan solusi IT yang kuat dan cost effective, serta fleksibilitas untuk dengan mudah menskalakan lingkungan IT mereka.

Dalam hal ini, Nutanix menghadirkan solusi dengan manfaat ekonomi dan skalabilitas yang dapat diprediksi untuk membantu penggunanya menghadirkan layanan yang lebih baik sesuai dengan budget dan jumlah tim IT. Solusi Nutanix yang dirancang dalam Hyperconverged Infrastructure (HCI) juga telah membantu ratusan lembaga pemerintahan dalam melakukan transisi ke data center yang efisien yang tervirtualisasi.

Nutanix Enterprise Cloud Platform adalah solusi HCI terdepan di industri yang secara native menyatukan komputasi, virtualisasi dan storage ke dalam solusi software-defined dengan kecerdasan mesin yang andal.

Tak cuma itu, paket solusi Nutanix HCI juga cocok untuk menjadi tool yang dapat membantu transformasi digital pelayanan publik berjalan lebih lancar. Dengan teknologi Nutanix Prism, operasional layanan publik akan menjadi lebih seamless karena mampu menggabungkan berbagai aspek administrasi dan pelaporan. Dibantu teknologi machine learning, Prism bisa menambang data sistem yang besar serta mengotomatiskan tugas reguler dan menghasilkan actionable insight untuk virtualisasi, manajemen infrastruktur serta operasional harian.

Sangfor IAG

Layanan publik tak cuma mempersiapkan infrastruktur IT yang memadai, tetapi juga perlu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mereka. Peningkatan kualitas SDM ini tentunya bisa dilakukan dengan melakukan pembatasan akses internet di beberapa situs yang tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Dengan demikian, SDM pasti akan lebih fokus dalam melaksanakan tugas.

Karenanya, Sangfor Internet Access Gateway (IAG) menjadi solusi ideal untuk memenuhi kebutuhan ini. Sangfor IAG hadir dalam dua jenis opsi manajemen

    Office Network Management

Sangfor IAG bisa mengidentifikasi dan mengontrol aplikasi yang tak berhubungan dengan pekerjaan di dalam jaringan. Proses ini juga memungkinkan perusahaan memonitor manajemen bandwidth, di mana mereka pun dapat mengalokasikan seluruh bandwidth yang tak tersedia untuk kebutuhan bisnis, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Opsi ini dilengkapi fitur manajemen trafik profesional yang memungkinkan IAG mengalokasikan bandwidth resource dan memaksimalkan pemakaian bandwidth. Untuk perusahaan dengan

berbagai cabang, IAG menyediakan platform manajemen terpadu dan mendukung 3G link backup, yang mana membuat manajemen jaringan menjadi lebih efisien dan diandalkan.

    Public WiFi Management

Karena banyak pelanggan memiliki prosedur autentikasi yang berbeda, setiap jaringan internal membutuhkan integrasi autentikasi pengguna. Di sini, autentikasi tamu pengguna IAG menyediakan akses yang nyaman lewat aplikasi seperti Facebook, WeChat, SMS dan menghadirkan solusi autentikasi terpadu, yang mana bisa mengelola pengguna lewat satu platform IAG saja.

Selain itu, Sangfor IAG juga menghadirkan kemampuan akses kontrol pengguna berbasis switch untuk membantu akses kontrol pengguna LAN. Sangfor IAG juga bisa diintegrasikan dengan vendor WLAN seperti Cisco dan Aruba untuk memungkinkan Unified Authentication Center menyederhanakan proses integrasi jaringan dan manajemen.

Baca Juga: Lika-Liku Penerapan Smart Hospital Management System di Sektor Kesehatan

Helios Sebagai Digital IT Solutions Provider untuk Sektor Pelayanan Publik di Indonesia

Jika layanan publik Anda ingin bertransformasi secara total, maka pilihlah solusi IT pendukung yang ideal seperti Sangfor IAG dan Nutanix HCI. Anda bisa mendapatkan kedua solusi ini dari Helios Informatika Nusantara, sebagai Digital IT Solutions Provider dari kedua brand ini.

Helios akan membantu penyedia layanan publik melakukan transformasi digital tanpa perlu khawatir dengan isu trial and error. Didukung tim IT profesional yang berpengalaman dan bersertifikat, Helios akan mendukung Anda mulai dari tahap konsultasi, deployment, manajemen, hingga dukungan after sales. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi pendukung e-Government, hubungi WhatsApp Helios.

Penulis: Jeko Iqbal Reza

Content Writer CTI Group


Bagikan Post Ini