Mengenal Lebih Dalam tentang EDGE Computing

Mengenal Lebih Dalam tentang EDGE Computing

Edge computing sudah diprediksi akan menjadi tren networking di 2021, menurut riset analisis pasar dari Gartner, pada tahun 2025 akan diprediksi tiga per empat data yang dihasilkan perusahaan akan tercipta dan diproses pada area edge computing. Tapi apakah Anda sendiri mengerti apakah edge computing itu?

Edge computing adalah sebuah proses komputasi yang difokuskan untuk memproses lalu lintas IoT atau internet of Things dan dalam edge computing dalam penyimpanan data Anda akan disimpan sedekat mungkin dengan sumber data ke pusat data yang dapat mengurangi latensi serta penggunaan bandwidth yang tidak diperlukan.

Sumber: Photo by fauxels from Pexels

Jadi secara lebih sederhana edge computing adalah sebuah proses yang dijalankan seminimal mungkin yang dilakukan dari cloud dan memindahkannya ke tempat lokal. Pada konsep ini di jaringan edge dapat membawa komputasi dengan tujuan mengurangi komunikasi jarak jauh antara client dan server.

IDC atau yang lebih sering disebut dengan International Data Corporation, menjelaskan bahwa edge computing adalah sebuah jaringan mesh yang terdapat pada data center mikro yang memproses maupun melakukan penyimpanan data penting secara lokal dan mendorongnya pada data center atau cloud yang berjarak setidaknya 100 kaki persegi. Jadi dengan kata lain edge computing adalah sebuah proses yang dapat mengurangi rute pengolahan data dari lokal menuju ke sistem cloud.

Seperti hal lainnya edge computing memiliki kelebihan serta kekurangannya, berikut adalah kelebihan serta kekurangan milik edge computing.

Kelebihan Edge Computing

Edge computing memberikan kecepatan kepada data Anda karena edge computing meningkatkan network speed dengan menurunkan latency. Perusahaan yang menyimpan data di cloud tidak menutup kemungkinan dapat terkena serangan cyber. Edge computing terkadang memang tidak bergantung kepada koneksi internet dan edge computing juga hanya mengirimkan data yang relevan ke cloud, jadi tidak semua data dapat diambil saat mengalami serangan cyber.

Sumber: Photo by Manuel Geissinger from Pexels

Edge computing tidak bergantung dengan internet dan server Sehingga dengan edge computing Anda akan memiliki layanan yang tidak akan terganggu. Tidak hanya itu edge computing dapat menyimpan serta memproses data secara lokal menggunakan microdata centers.

Edge computing dapat digunakan di IoT yang dapat membuat user mengurangi bandwidth dan kebutuhan penyimpanan data serta menggantikan data center dengan solusi device. Hal ini dapat mengurangi biaya dari mengimplementasi IoT device dan application secara signifikan.

Dengan menggunakan edge computing Anda dapat mengukur jaringan IoT Anda sendiri tanpa perlu khawatir dengan storage requirements Anda. Tidak hanya itu dengan melakukan satu implementasi perangkat IoT dapat langsung di-deploy.

Kekurangan Edge Computing

Edge computing juga memiliki kekurangan yaitu, dari segi keamanan, karena data yang diproses oleh edge berada di luar network  dapat mengakibatkan munculnya resiko pencurian identitas dan terjadi serangan cyber.

Kekurangannya yang lain adalah edge hanya memproses dan menganalisa sebagian data yang relevan saja dan data yang tidak dianggap relevan akan dibuang, maka dari itu perusahaan akan mengalami kehilangan data. Implementasi edge computing di perusahaan Anda akan memakan banyak biaya serta rumit. Tidak hanya itu karena edge computing terdiri dari berbagai macam network maintenance yang dilakukan akan jauh lebih rumit dan akan memakan banyak biaya. 

Walaupun begitu perusahaan sudah mulai menggunakan teknologi edge computing di perusahaannya, walaupun kontra dari edge computing cukup beresiko tetapi edge computing dapat membantu perusahaan Anda dalam mempercepat memproses data dan dapat meningkatkan produktivitas. Kami Helios Informatika siap membantu dan memberikan solusi untuk Anda dalam menggunakan edge computing. Untuk informasi selebihnya kunjungi kami di www.helios.id atau hubungi kami melalui info@helios.id