Modernisasi Data Center, Dimulai dari Otomatisasi Jaringan

Modernisasi Data Center, Dimulai dari Otomatisasi Jaringan

Di era transformasi digital ini, banyak perusahaan yang sudah mulai memfokuskan bisnis operasional mereka dari fisik menjadi digital, bahkan memunculkan tren kantor tanpa fisik. Tren kantor tanpa fisik ini, menurut Country Manager Indonesia Aruba, Robert Suryakusuma, mendorong perubahan pasar, terutama tumbuhnya toko online. Sebelum adanya perusahaan menggunakan cloud computing, banyak perusahaan yang menggunakan data center sebagai sarana utama untuk menyimpan data perusahaan. Maka dari itu dengan mengubah data center Anda menjadi cloud computing dapat meningkatkan efisiensi serta keamanan bisnis Anda. Memiliki data center agile sangatlah berdampak pada kestabilan konektivitas.


Dalam mengakomodir di tren digital yang masih terus berkembang ini, ada baiknya didukung dengan platform IT yang baik dan aman. Maka dari itu perusahaan perlu memiliki data center agile yang dapat memastikan kestabilan konektivitas serta mengakomodir aplikasi. Melakukan modernisasi data center merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh semua perusahaan, dengan tujuan dapat memberikan dukungan lebih baik terhadap operasional IT di perusahaan Anda.


Melakukan modernisasi pada umumnya dikaitkan dengan fleksibilitas, efisiensi, dan percepatan proses kerja. Untuk mendapatkan hal tersebut salah satu metode yang umum untuk digunakan adalah otomatisasi jaringan. Dengan menggunakan otomatisasi jaringan, aktivitas yang berulang dapat dijalankan secara otomatis sehingga dapat membuat efisiensi kerja terjaga. Tidak hanya itu dengan mengimplementasi otomatisasi, dapat mengurangi atau menghilangkan sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan oleh manusia. Maka dari itu hal ini dapat mengurangi terjadinya suatu kesalahan dengan waktu yang lebih efektif

Alasan melakukan modernisasi data center perusahaan menggunakan otomatisasi jaringan adalah dengan banyaknya kesalahan yang sering kali dilakukan oleh manusia atau yang sering didengar sebagai human error. Beberapa research membuktikan bahwa kegagalan jaringan yang terjadi dikarenakan human error dapat mencapai 80% dari total kesalahan. Maka dari itu sangat penting untuk melengkapi data center perusahaan menggunakan otomatisasi jaringan agar dapat meminimalisir terjadinya error atau kesalahan tersebut.


Tidak hanya mengurangi human error, otomatisasi juga memiliki beberapa manfaat lainnya seperti menjaga stabilitas, dapat memberikan informasi topologi jaringan, sebagai Analisa jaringan dan mempercepat proses troubleshoot jaringan karena adanya bantuan asisten berbasis AI yang sudah tertanam dalam perangkat arsitektur. Lalu otomatisasi juga bisa berfungsi untuk memberikan analisis lebih dalam terkait kondisi jaringan secara real time maupun historikal dalam bentuk laporan yang dapat di custom sesuai kebutuhan.


Otomasi data center juga memastikan jaringan akan selalu optimal 24x7, karena berbasis mesin AI dan bukan tenaga manual manusia yang tentunya bisa merasakan lelah atau sakit. Otomatisasi jaringan memang cukup menantang karena memerlukan pengetahuan serat keahlian khusus untuk dapat mengimplementasi metode ini dengan maksimal. Walaupun dapat dibilang cukup menantang, melakukan otomatisasi sangatlah berdampak positif untuk perusahaan. Otomatisasikan data center Anda untuk mendapatkan hasil yang terbaik dah lebih maksimal.

Otomatisasikan perusahaan Anda bersama Helios. Silahkan hubungi kami melalui halaman kontak atau bisa hubungi representatif Helios di info@helios.id