Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengenal apa itu Virtual Desktop Infrastructure. Artikel kali ini kita akan membahas lebih lanjut tentang perlukan perusahaan mengadopsi Virtual Desktop Infrastructure di perusahaan mereka.
Sumber : https://blog.gamatechno.com/9-pekerjaan-bidang-it-yang-paling-menjanjikan/
Virtual Desktop Infrastructure atau biasa disebut dengan VDI ini secara umum diartikan sebagai teknologi yang menjadikan seluruh data yang ada pada suatu desktop – seperti berbagai file, folder, tool, widget, aplikasi – disimpan dalam suatu server, bukan di perangkat pengguna. VDI memiliki software yang disebut sebagai hypervisor untuk memisahkan sistem operasi desktop, aplikasi, dan data pengguna yang masih berada di perangkat hardware, lalu memindahkan dan menyimpan seluruh data tersebut di server jarak jauh.
Dengan menggunakan Virtual Desktop Infrastructure, pengguna dapat mengakses desktop dan semua data yang tersimpan kapan pun – tidak terbatas oleh waktu, lokasi dan perangkat tertentu. Dalam hal ini, pengguna hanya perlu menghubungkan perangkat ke koneksi internet dengan jaringan yang stabil.
Dengan memahami pengertian dan kegunaan dari Virtual Desktop Infrastructure di atas, tentunya kita belum menyimpulkan dengan tegas apakah perusahaan perlu mengadopsi VDI. Supaya lebih menyimpulkan seberapa perlu perusahaan mengadopsi VDI ini, mari kita ketahui beberapa manfaat menggunakan solusi ini bagi perusahaan.
Manfaat Menggunakan Solusi VDI bagi Perusahaan
1. Meningkatkan Efisiensi Biaya
Disini sangat jelas bahwa ketika menerapkan Virtual Desktop Infrastructure maka dapat membantu perusahaan mengurangi biaya yang diperlukan untuk pembelian hardware yang mahal dan cenderung memiliki masa pakai.
2. Menyederhanakan Pengelolaan IT dalam Perusahaan
Dengan menggunakan VDI, maka seluruh pengelolaan IT dapat dilakukan dalam satu sistem yang terpusat. Misalnya, ketika versi terbaru aplikasi sudah tersedia, administrator IT dapat memperbarui aplikasi seluruh perangkat yang digunakan karyawan dalam satu waktu. Apabila terjadi suatu masalah pada sistem, maka administrator dapat segera mengetahui dan memperbaiki penyebab masalah sebelum masalah tersebut tiba di perangkat end user, sehingga perusahaan dapat meminimalisir berkurangnya produktivitas karyawan yang disebabkan oleh masalah pada sistem.
3. Meningkatkan Fleksibilitas
Perusahaan yang mengadopsi VDI dapat membantu bisnis semakin gesit, terutama saat perusahaan bertransisi menuju remote working. Perusahaan dapat memberikan kebebasan kepada setiap karyawan untuk memilih perangkat apapun untuk menggunakan pekerjaan, selama mereka memiliki akses internet.
4. Melindungi Perusahaan dari Kerugian yang Diakibatkan oleh Faktor Internal dan Eksternal
Dengan mengadopsi VDI, artinya seluruh data tersimpan di server bukan di perangkat pribadi karyawan. Jadi, mengadopsi solusi ini dapat melindungi perusahaan dari kerugian yang diakibatkan oleh faktor kelalaian pihak internal dan eksternal. Seluruh data penting perusahaan dapat terlindungi dari kejadian yang tidak terduga seperti jika perangkat karyawan hilang atau dicuri dan lain sebagainya.
Kelebihan dan Kekurangan Virtual Desktop Infrastructure
Virtual Desktop Infrastructure atau VDI tak lepas mempunyai beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan VDI, antara lain:
Kelebihan VDI
- VDI lebih sederhana dibandingkan dengan PC Konvensional
- VDI lebih rendah dari segi biaya dalam perawatan perangkat
- VDI memiliki kemampuan manajemen yang tinggi
- VDI dapat meningkatkan keamanan data
- VDI dapat mencakup area yang luas
- VDI dapat mengakses data lebih aman dalam lingkungan perusahaan
2. Kekurangan VDI
Salah satu kekurangan dari Virtual Desktop Infrastructure (VDI) ini adalah ketergantungan pada konektivitas internet.
3 Kiat Untuk Keamanan VDI yang Lebih Baik
Tidak dapat dipungkiri banyak perusahaan yang masih ragu untuk mengadopsi VDI karena lingkungan virtual yang masih terdapat banyak ancaman keamanan siber. Berikut tiga kiat penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan virtual Anda.
1. Nonaktifkan Pembaruan Perangkat Lunak Otomatis
Jika aplikasi mencoba mengambil pembaruan secara otomatis saat desktop non-persistent diputar, maka akan timbul risiko yang sangat nyata untuk menyebabkan badai aktivitas atau sering disebut “badai boot”. Badai aplikasi ini terjadi ketika beberapa desktop mencoba mengambil pembaruan yang sesuai secara bersamaan dan membebani jaringan dengan traffic yang mencoba memperbarui aplikasi mereka. Dengan pembaruan otomatis pada desktop maka dapat mengurangi kinerja jaringan VDI Anda dan membuat kelambatan yang signifikan di seluruh Virtual Desktop Infrastructure.
Dalam membatasi kemungkinan tugas sistem seperti pembaruan otomatis, di tingkat manajemen dapat membantu menjaga jaringan Anda tetap berjalan dengan lancar. Sebagai gantinya, admin harus menjalankan semua pembaruan aplikasi pada gambar master sebelum child desktop dibuat. Langkah ini akan memastikan semua aplikasi di child desktop telah ditambal, dan ada kemungkinan kecil terjadinya badai aplikasi.
2. Berikan Perlindungan yang Sama Terhadap Lingkungan Fisik dan Lingkungan Virtual
Terkadang perusahaan melihat virtual desktop sebagai tiket emas untuk keamanan jaringan terdistribusi. Namun, itu semua adalah sikap yang berbahaya karena meskipun mereka berasal dari server, virtual desktop juga dapat memberikan banyak risiko keamanan yang berbasis hardware.
Dari ancaman zero-day dan ransomware hingga serangan phishing, banyak risiko yang sama berlakunya untuk lingkungan virtual dan fisik. Melindungi lingkungan virtual seringkali lebih rumit karena keterbatasan memori dalam setiap virtual desktop. Kunci untuk mengurangi risiko yang meningkat ini adalah dengan mengintegrasikan proses keamanan desktop fisik dan virtual desktop Anda.
3. Perhatikan Dampak Perlindungan Agen Virtual Desktop Anda
Beberapa pendukung sistem VDI menyatakan penghematan biaya sebagai manfaat dari VDI, namun hal itu tidak selalu terjadi. Agar benar-benar hemat biaya, Anda perlu meluncurkan VDI dalam skala besar misalnya dengan meluncurkan child desktop sebanyak mungkin. Sistem VDI yang hemat biaya seringkali memiliki sedikit ruang untuk permintaan extra memori seperti software antivirus tradisional, termasuk banyak sistem antivirus generasi selanjutnya yang ramah virtualisasi, ditempatkan di server.
Semakin banyak sumber daya jaringan yang digunakan untuk solusi keamanan Anda, maka semakin sedikit desktop yang dapat Anda jalankan, dan semakin hemat biaya VDI Anda. Untuk menyeimbangkan keamanan, biaya, dan kinerja, bobot sumber daya keamanan VDI Anda harus seringan mungkin.
Demikianlah informasi mengenai perlukah perusahaan mengadopsi solusi Virtual Desktop Infrastructure (VDI) yang dapat membantu perusahaan menyempurnakan perjalanan transformasi digitalnya di masa yang penuh dengan ketidakpastian ini.
Dalam hal ini, Helios hadir dengan menawarkan Nutanix VDI untuk solusi kelancaran operasional bisnis Anda serta memenuhi kebutuhan Anda dalam meningkatkan produktivitas kerja dengan VDI. Untuk informasi selebihnya mengenai Helios silahkan kunjungi kami di: website kami atau hubungi kami melalui [email protected]











