Ini Pentingnya Terapkan Keamanan Siber pada Perusahaan Sekuritas

Ini Pentingnya Terapkan Keamanan Siber pada Perusahaan Sekuritas

Selama pandemi, pertumbuhan sektor pasar modal atau investasi berkembang sangat pesat. Menurut  Bursa Efek Indonesia (BEI),  jumlah investor pasar modal Indonesia selama pandemi meningkat 92,7 persen menjadi 9,09 juta  investor pada tahun 2022. Tentunya, hal ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang memberikan kemudahan dalam akses informasi maupun transaksi.

Namun, di balik pertumbuhan pasar modal yang cepat, ternyata masih banyak perusahaan sekuritas yang belum menyadari betapa pentingnya keamanan siber bagi keberlangsungan bisnis. Sebab, sebuah informasi atau data tersimpan secara digital bisa dengan mudah dimanipulasi atau dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab dan mengakibatkan kerugian.

Lantas, seberapa penting keamanan siber bagi keberlangsungan bisnis perusahaan sekuritas? Lengkapnya, simak artikel berikut.

Bagaimana Perkembangan Pasar Modal Saat Ini

 Perkembangan pasar modal

Jumlah investor di pasar modal Tanah Air terus menunjukkan pertumbuhan. Saat inijumlahnya sudah mencapai 9,09 juta investor. Hal ini menjadi pendorong bagi perusahaan sekuritas untuk meningkatkan sistem aplikasi pembelian saham menjadi lebih mudah dan cepat. Hanya dengan sekali klik, selama terhubung dengan koneksi internet nasabah bisa melakukan transaksi di mana pun.

Disamping kemajuan teknologi pada transaksi jual beli saham, penting untuk disadari bahwa ada potensi kejahatan yang bisa terjadi. Beberapa tindakan ilegal bisa dilakukan dengan memanipulasikan informasi keuangan guna mengeruk keuntungan sebesar besarnya. Hal ini disebut sebagai kejahatan elektronik (cyber fraud). Kejahatan elektronik inilah yang dapat merugikan nasabah maupun perusahaan sekuritas di dalam sirkulasi transaksi jual beli saham.

Mengapa Menjaga Keamanan Siber Penting bagi Perusahaan Sekuritas? 

mengapa menjaga keamanan siber perusahaan sekuritas penting

Mengutip dari TechTimes, kasus kejahatan siber tidak hanya mengancam data dan informasi dari perusahaan sekuritas, tetapi juga data dari para konsumen. Data tersebut meliputi nama, alamat email, nomor telepon, lokasi tempat tinggal, hingga data akun perbankan pribadi. 

Bila ini terjadi, tentu akan memicu masalah yang serius. Pasalnya, perusahaan akan dianggap lalai karena membiarkan data personal konsumen bocor begitu saja dan bukan tidak mungkin perusahaan akan kehilangan reputasinya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan Anda, kenali tiga fenomena kejahatan elektronik dalam transaksi jual beli saham sebagai berikut.

1. Email Phishing dan MitM

Serangan siber yang sering terjadi adalah pencurian data. Baik pengguna maupun perusahaan rentan terhadap serangan ini. Para pelaku siber dapat dengan mudah mengelabui pengguna melalui serangkaian email phishing maupun MitM (Man-in-the-Middle).

2. Malware, Ransomware dan DDoS

Pencurian data dapat terjadi pada saat transaksi jual beli saham berlangsung melalui aktivitas serangan malware, ransomware, maupun serangan DDoS.

3. Hacking

Hacking melibatkan pencurian data dan bertransaksi jual beli saham menggunakan data nasabah dengan cara meretas alat komunikasi elektronik melalui jaringan.

Lantas apa solusi atas permasahalan tersebut? Perusahaan sekuritas tetap bisa melakukan langkah pencegahan dengan sistem keamanan siber end-to-end seperti solusi yang ditawarkan oleh Helios.

Solusi Keamanan Siber dari Helios untuk Perusahaan Sekuritas di Indonesia

Helios Informatika Nusantara sebagai Digital IT Solutions Provider memberikan solusi untuk menjaga keamanan sistem aplikasi perusahaan sekuritas dengan rangkaian solusi network security, application security, user and end point security protection seperti berikut.

Cloudflare

Helios menghadirkan solusi Cloudflare bagi perusahaan sekuritas untuk mencegah pencurian data dari aktivitas serangan malware, ransomware, maupun DDoS

  • DDoS Protection

Cloudflare secara dapat secara otomatis mendeteksi dan mengurangi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) menggunakan Autonomous Edge. Dengan demikian, perusahaan dapat melakukan mitigasi ancaman untuk mengoptimalkan dan menyesuaikan perlindungan dengan kebutuhan perusahaan.

  • Malware Protection 

Untuk mengatasi permasalahan malware, Cloudflare memiliki solusi Web Application Firewall (WAF). WAF membantu melindungi aplikasi dengan mem-filter dan memantau lalu lintas HTTP antara aplikasi dan jaringan. WAF biasanya melindungi aplikasi dari serangan seperti CrossSite Forgery, Cross Site Scripting (XSS), File Inclusion Vulnerability, dan SQL Injection.

  • Ransomware Protection 

Cloudflare One adalah platform Network-as-a-Service (NaaS) Zero Trust. Solusi ini menggabungkan layanan keamanan dan jaringan untuk pengguna jarak jauh, kantor cabang, aplikasi dan data center.

Model keamanan Zero Trust mempertahankan kontrol akses yang ketat dan tidak mempercayai orang atau mesin mana pun secara default, bahkan pengguna dan perangkat di dalam perimeter jaringan bisa mencegah potensi serangan ransomware.

Darktrace Prevent

Solusi Darktrace Prevent didukung teknologi AI untuk  membantu Anda memberikan gambaran tingkat tinggi tentang  serangan yang paling relevan dan berdampak secara real-time. Selain itu, solusi ini juga menyajikan key metric trends seperti jenis risiko dan ancaman yang ditemukan, sehingga Anda dapat secara cepat melakukan tindakan preventif dan mitigasi yang lebih efisien pada sistem jaringan.

Nutanix Hybrid Multicloud Management

Solusi Nutanix Hybrid Multicloud Management dengan HCI sebagai pondasinya, menghadirkan platform Single Cloud Management Dashboard yang dapat menyatukan semua manajemen operasional cloud dalam satu dashboard. Solusi ini dapat memberikan kemudahan operasi, otomatisasi, dan ketersediaan sistem aplikasi perusahaan sekuritas.

Selain itu, layanan Nutanix Hybrid Multicloud Management memberikan Anda fleksibilitas untuk memilih sumber daya cloud yang tepat untuk disesuaikan dengan kebutuhan bisnis sekuritas dengan trafik tinggi.

Baca Juga: D2C Jadi Jurus Jitu Bisnis Jualan Langsung ke Konsumen?

Helios Sebagai Digital IT Solutions Provider untuk Pelaku Pasar Modal di Indonesia

Saatnya tingkatkan keamanan siber perusahaan sekuritas dengan solusi Cloudflare, Darktrace Prevent, dan NutanixHybrid MultiCloud Management dari Helios untuk menjaga, mengoptimalkan dan menyesuaikan perlindungan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekuritas Anda.

Dapatkan tiga solusi tersebut di Helios Informatika Nusantara (HIN). Helios sebagai authorized partner Cloudflare, Darktrace Prevent, dan Nutanix Hybrid MultiCloud Management  di Indonesia akan membantu perusahaan mulai dari tahap konsultasi, deployment, hingga dukungan after-sales.  

Tim IT profesional dan tersertifikasi Helios juga akan membantu Anda menghindari trial and error. Cari tahu lebih lanjut mengenai penerapan teknologi keamanan lainnya untuk perusahaan sekuritas dengan menghubungi kami melalui WhatsApp Helios.


Penulis: Ary Adianto

Content Writer CTI Group




Bagikan Post Ini