Transformasi digital di sektor perbankan, keuangan, dan asuransi (BFSI) semakin menunjukkan tajinya, terutama sejak hadirnya teknologi Enterprise AI. AI di level enterprise tidak hanya membantu dalam mendeteksi fraud lebih cepat, tapi juga menyederhanakan proses operasional, hingga menghadirkan layanan yang jauh lebih personal untuk nasabah.
Menurut data dari Mastercard pun, 49% lembaga keuangan sudah memanfaatkan enterprise AI untuk deteksi fraud, sementara 93% institusi berencana menambah investasi di bidang ini dalam dua hingga lima tahun ke depan. Tapi meski peluangnya sangat besar, jalan menuju transformasi AI tetap penuh tantangan.
Nah, sebelum perusahaan Anda terjun lebih jauh, pastikan Anda memahami berbagai hambatan yang sering muncul saat mengadopsi enterprise AI, dan bagaimana cara menanganinya agar perjalanan digital Anda lebih mulus!
5 Tantangan Serius dalam Adopsi Enterprise AI di Sektor BFSI
Enterprise AI kini menjadi primadona dalam digitalisasi sektor BFSI. Tapi tunggu dulu—implementasinya tak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak perusahaan yang mengalami “jet lag digital” karena tidak siap menghadapi tantangan di balik penerapan teknologi canggih ini.
Berikut adalah lima tantangan utama yang wajib Anda ketahui sebelum memulai transformasi AI di perusahaan.
1. Kesenjangan SDM dan Minimnya Talenta AI
Salah satu tantangan terbesar adalah menemukan tim yang benar-benar paham AI. Tanpa SDM yang tepat, proses adopsi enterprise AI platform rawan mandek atau bahkan gagal sepenuhnya. Hasilnya, pengembangan teknologi jadi tidak optimal dan manfaatnya kurang terasa.
2. Proses Implementasi yang Panjang
Adopsi enterprise AI butuh proses, mulai dari penyesuaian sistem, upgrade hardware, hingga pelatihan tim internal. Semua tahapan ini memakan waktu dan energi, sehingga perusahaan harus benar-benar siap secara strategi maupun eksekusi.
3. Tantangan Infrastruktur dan Data
Urusan integrasi sistem, keterbatasan hardware, serta kebutuhan cloud dan storage bisa menjadi hambatan tersendiri. Selain itu, data yang belum rapi atau sulit diakses sering membuat pengembangan model AI terasa lebih berat dari harapan.
4. Transparansi dan Tata Kelola Model
Di industri BFSI, transparansi adalah sebuah keharusan. Sayangnya, hasil dari enterprise AI tidak selalu mudah dijelaskan secara detail. Hal ini sering menimbulkan tantangan saat audit, pemenuhan regulasi, atau ketika perlu membangun kepercayaan dengan regulator.
5. Kendala Real-Time Output & Deployment
Banyak perusahaan berharap hasil dari enterprise AI platform bisa langsung dirasakan dan proses integrasinya mudah. Namun, pada kenyataannya, semuanya membutuhkan proses, penyesuaian, dan komitmen agar teknologi benar-benar optimal.
Transformasi AI Tanpa Batas Bersama Nutanix Enterprise AI
Bersama Nutanix Enterprise AI, perusahaan BFSI bisa menghadapi setiap tantangan adopsi AI dengan solusi yang praktis dan scalable. Platform ini dirancang untuk memudahkan deployment di berbagai lingkungan seperti data center, cloud, maupun edge tanpa proses rumit. Otomatisasi yang terintegrasi, keamanan kelas dunia, dan dukungan data services yang fleksibel membuat perusahaan bisa lebih fokus ke inovasi dan pengembangan bisnis. Dengan Nutanix Enterprise AI, perjalanan transformasi digital jadi lebih mulus dan hasilnya langsung terasa di lini operasional.
Keuntungan Nutanix Enterprise AI
Dengan Nutanix Enterprise AI, proses implementasi AI di BFSI jadi lebih efisien, data lebih mudah dikelola, dan biaya tetap terkontrol. Setiap inisiatif AI bisa langsung dioptimalkan sesuai kebutuhan bisnis, tanpa ribet urusan teknis. Berikut beberapa keunggulan utama yang bisa langsung dirasakan.
Operasional AI yang Sederhana
Segala proses deployment, pengelolaan, hingga scaling AI bisa dilakukan tanpa ribet. Platform Nutanix membantu tim IT dan user lain langsung beradaptasi tanpa harus terjebak proses manual yang memakan waktu.
Data Services Lengkap dan Terintegrasi
Nutanix menyatukan semua kebutuhan storage—mulai dari file, block, sampai object—dalam satu sistem yang responsif. AI model bisa ditempatkan dekat dengan data agar performa makin optimal dan workflow jadi lebih mulus.
Dukungan Cloud-Native Siap Pakai
Platform Nutanix sudah siap digunakan secara langsung dan terintegrasi penuh dengan Kubernetes. AI dapat di-deploy di data center, lingkungan hybrid, atau multicloud sesuai kebutuhan bisnis Anda, sehingga proses scaling dan upgrade berjalan mulus tanpa hambatan.
Efisiensi Biaya dan Kontrol Anggaran
Nutanix memberikan kemudahan dalam mengontrol biaya melalui arsitektur yang terintegrasi, lisensi yang fleksibel, serta pengelolaan biaya multicloud yang transparan. Banyak perusahaan BFSI telah merasakan penghematan signifikan dan peningkatan ROI berkat efisiensi ini.
Implementasi AI yang Realistis dan Terukur
Dengan Nutanix, strategi AI perusahaan bisa langsung diwujudkan dengan cara yang terukur dan aman. Dukungan dari ekosistem partner global seperti NVIDIA dan Hugging Face memungkinkan berbagai use-case AI berjalan efektif dan mudah dikelola di infrastruktur yang handal. Pendekatan ini membantu perusahaan BFSI membuka potensi produktivitas dan efisiensi biaya secara nyata, sekaligus menjaga kontrol dan keamanan data secara ketat.
Baca Juga: Percepat Adopsi Gen-AI di Bisnis Anda dengan Nutanix GPT in a Box
Bawa Enterprise AI ke Bisnis Anda Bersama Helios
Nutanix Enterprise AI hadir untuk memudahkan setiap langkah adopsi AI di perusahaan BFSI, mulai dari proses implementasi yang efisien sampai dukungan teknis yang selalu siap membantu. Bersama Helios Informatika Nusantara, bagian dari CTI Group, Anda bisa langsung merasakan platform AI yang terintegrasi dan scalable, siap digunakan untuk segala kebutuhan bisnis tanpa ribet.
Segera hubungi tim Helios dan jadikan Nutanix Enterprise AI sebagai pondasi inovasi di perusahaan BFSI Anda!












